Posted by: mahadarma | December 13, 2011

Pecinta Sinetron

Sinetron

Disela-sela waktu menunggu kereta KA. Prameks (Prambanan Ekspress) di Stasiun Kutoarjo, saya sempat ngobrol dengan seorang bapak yang berprofesi sebagai pedagang asongan. Sebenarnya ngobrol yang ringan saja, ngelantur kesana kemari. Sampai pada suatu pembicaraan dimana si bapak berceletuk,

“saya ga doyan sinetron mas, buatan india, isinya adu domba & balas dendam”.


Sudah umum diketahui bahwa pecinta sinetron lebih di dominasi oleh ibu-ibu rumah tangga dan remaja. Jadi tidak heran bila si bapak pedagang asongan tersebut tidak menyukai sinteron. Namun, agak berbeda dengan cerita pedagang asongan di atas, salah seorang teman saya yang berprofesi sebagai penjaga warung burjo (bubur kacang ijo) di kota Yogyakarta, adalah pecinta segala macam sinetron, dan dia adalah laki-laki. Waktu tau pertama kali, saya nyletuk,

Lho cowok kok suka sinetron?”

Yo ora popo to mas, nggo refreshing”  | ” Ya ngga apa-apa mas, buat refreshing”

Dari situ saya berasumsi, bahwa pecinta sinetron bukan masalah gender, tapi kelas sosial. Masyarakat kelas menengah ke bawah cenderung suka sinetron karena bagi mereka yang kesehariannya berkutat dengan himpitan hidup yang keras, sinetron bisa menjadi “oase”. Tontonan dengan bintang sinetron dengan tingkat ketampanan dan kecantikan di atas rata-rata (jare sopo? mbuh!), dan sajian cerita yang khas adalah hal mewah bagi mereka. (baca juga: Hal-Hal Penting Yang Harus Ada Di Sinetron)

Bukan sekedar asumsi, tapi pemikiran saya tentang kelas sosial ini didasari atas berita di beberapa media, salah satunya di Tempo.co

“..sinetron lebih banyak ditonton oleh kalangan masyarakat menengah bawah. Ada 52,12 persen responden yang menonton sinetron..”

Andini Wijendaru – Executive Marketing & Communications AGB Nielsen Media Research Indonesia-

Kembali ke cerita si bapak pedagang asongan, yang notabene masyarakat menengah ke bawah juga, mengapa beliau tidak suka sinetron? Mungkin ekonomi bukan satu-satunya faktor mengapa orang menjadi pecinta sinetron.

Bagaimana dengan Anda, pecinta sinetron juga?


Responses

  1. Kagak… saya gak suka sinetron. Saya sukanya nonton bola pas Madrid maen😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: