Posted by: mahadarma | January 18, 2011

Blackberry dan Konten Pornografi

Konten pornografi sudah menjadi concern pemerintah Indonesia sejak lama. Sebagai bangsa Timur yang menjunjung tinggi moralitas dan etika, dan sebagai bangsa yang ber-ketuhanan yang maha esa, pornografi tidak dapat diterima publik secara luas, meski definisi dan batasan pornografi itu sendiri masih jadi polemik. Perangkat mobile, terutama handphone, sejak mendukung teknologi WAP 2.0 telah memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk memanfaatkan akses internet tanpa harus memiliki komputer PC, laptop, dan dengan tarif yang cukup terjangkau.

Kadangkala teknologi menjadi tidak selaras dengan nilai-nilai masyarakat lokal. Banyak pula yang mengembalikan permasalahan etika dan moral kembali ke penggunanya. Memang itu benar karena secanggih apapun teknologi pasti ada celahnya, namanya aja buatan manusia, sehingga filter paling baik adalah dari pribadi masing-masing individu. Tapi kita juga perlu menyikapi hal-hal seperti pornografi untuk dilakukan tindakan preventif supaya menghindari sesuatu yang tidak diinginkan, sehingga dirasakan perlunya ada pembatasan dari pemerintah selalu regulator untuk melakukan pembentukan regulasi dan pengawasan.

Sejauh yang saya pahami, Blackberry sebagai perangkat yang booming karena fitur push-mail, security, BBM dan aplikasi facebook saat kemunculannya, menjadi satu-satunya perangkat yang memiliki server sendiri, sehingga pemerintah perlu menekan RIM selalu penyedia utama layanan Blackberry dunia untuk kooperatif dengan kebijakan pemerintah setempat. Ini juga tepat untuk melindungi segala aspek kepentingan bangsa dan negara.

Dalam artikel “BlackBerry Masih Bisa Akses Porno” dituliskan, 

Pornografi mulai sulit diakses karena operator telah memblokir layanan internetnya. Namun untuk BlackBerry, pornografi akan terus bebas diakses selama servernya belum ada di Indonesia. Operator mengaku kesulitan melakukan blokir pornografi yang ada di BlackBerry karena servernya ada di Kanada. Group Head Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya mengatakan secara teknis pemblokiran pornografi di BlackBerry bisa dilakukan. Namun karena tempatnya di Kanada operator tidak bisa mengakses servernya ..

Ketua IDTUG (Indonesia Telecommunications Users Group) Nurul Yakin Setyabudi mengatakan menurut ketentuan seharusnya server BlackBerry ada di Indonesia. Keberadaan server di Indonesia seperti yang diminta oleh Arab Saudi. Seperti kemarin kan kasus video porno paling cepet lewat BlackBerry. Mau nggak mau RIM seharusnya membangun servernya di Indonesia. Karena ikut yuridiksi Indonesia ya harus ikut aturan Indonesia..

Saya melihat ada upaya ketegasan pemerintah dalam hal ini Kemenkominfo dalam menegakkan UU, yaitu UU no 44/2008 tentang Pornografi khususnya pasal 18 dan 19. Pasal itu pada intinya mengamanatkan bahwa pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan pemutusan jaringan pembuatan dan penyebarluasan produk pornografi atau jasa pornografi, termasuk pemblokiran pornografi melalui internet. Itupun masih ada yang mencela, padahal UU adalah suatu produk hukum. Dan kita harus belajar tegas seperti pemerintah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, India, Pakistan dan Kuwait dalam menyikapi sikap “bandel”nya RIM.

Selain terkait melindungi generasi Indonesia dari pornografi, menyimak apa yang diungkapkan pak Tifatul Sembiring dalam akun twitter-nya, ada tujuan lain pemerintah kemana, seperti dalam artikel BlackBerry Masih Bisa Akses Porno, “…masalah tidak bisa memblokir pornografi akan jadi alasan untuk mendesak RIM membangun server di Indonesia. Sudah clear kenapa pemerintah sangat ingin ada data center di Indonesia

Lucunya, banyak teriakan tidak setuju terhadap aksi anti-pornografi yang dilakukan pemerintah dan banyak suara sumbang kepada Tifatul Sembiring selaku Menkominfo. Aneh ya, pengguna BB yang dikategorikan sebagai perangkat/telpon cerdas, kok ga cerdas. Ada yang mengeluh bagaimana dengan layanan BBM-nya. Banyak rekan-rekan yang nanyain, eh benar ya tanggal 17 Januari ga bisa BBMan? Emang Blackberry hanya tentang BBM? Emang punya Blackberry cuma mau download video bokep? Yang bener aja..

Saya sendiri heran mengapa orang rame porno diblokir notabene tujuannya baik, toh BB tetap BB meski konten porno diblokir. Ada yang beranggapan BB sudah membantu kinerja wartawan lah, ada yang mengagungkan aplikasinya.. Hello.. Smartphone di dunia ini ga cuma BB. Ga ada BB masih ada opsi lain, bahkan ada yang lebih hebat nan murah seperti Android yang sudah open-source, atau Symbian yang saat ini masih menguasai pangsa pasar dunia. Ada yang ga tau apa itu Android, Symbian, Bada? Waduh..Jangan mau jadi budak RIM, cerdaslah dalam menilai value suatu produk.

Jangan-jangan yang menolak pornografi diblok dari blackberry adalah orang-orang yang memanfaatkan blackberry untuk yang begituan. Mungkin yang menolak itu belum pernah jadi orangtua, atau kalaupun sudah, mereka tidak khawatir jika anak mereka pegang BB dan tiba-tiba mengakses situs yang tidak senonoh. Kalau saya terus terang khawatir, dengan handphone saya tidak mengawasi penggunaan anak saya, dan saya bertanggung jawab secara moral dan agama terhadap perilaku anak saya sampai ia dewasa.

Untuk lebih lanjut silahkan baca artikel dibawah ini:

– BlackBerry Masih Bisa Akses Porno http://bit.ly/ikmy51


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: